Selama 5 lebaran terakhir, 2 lebaran di antaranya saya mengenakan kemeja batik. Rencananya saya akan mengulanginya kembali tahun ini dengan memilih baju batik untuk busana saat lebaran.

Tapi saya masih lumayan bingung, baju batik seperti apa yang hendak saya kenakan. Daripada kebingungan itu hanya berputar-putar di kepala, lebih baik coba saya selesaikan dengan langsung mencarinya di situs belanja online.

Awalnya saya menemukan baju batik dengan model seperti ini.


Tapi alamak akan terlihat betapa tuanya saya kalau mengenakan baju batik tersebut. Memang bajunya keren, tapi rasanya kurang cocok bagi saya yang masih menyandang status sebagai mahasiswa.

Lalu dalam pencarian selanjutnya, saya menemukan baju batik motif floral seperti yang ini



Harganya cukup murah karena mendapatkan diskon. Tapi lagi-lagi saya rasa motif baju batik itu kurang tepat. Gayanya terlalu flamboyan. Sekalipun ada pilihan beberapa model lainnya tapi tetap saja saya rasa kurang cocok.

Saya inginnya mencari baju batik yang cocok untuk gaya anak muda. Jadi motifnya pun harus mendukung karakter saya ini.

Kemudian setelah dilanjutkan pencarian, saya ketemu baju batik model ini.



Nah rasanya ini lebih baik dibanding dua pilihan sebelumnya.. Lebih ngenomi jadi saya pun bisa terlihat lebih fresh. Cocok untuk anak muda seperti saya.

Secara harga juga tergolong murah, hanya Rp43.900. Mungkin karena ada promo Ramadhan di link ini jadi harga batik itu pun mendapatkan diskon besar.

Di almari baju saya, baju batik cukup dominan. Sebab ini merupakan salah satu model baju yang saya sukai. Untuk pergi kuliah, ke rumah teman, maupun menghadiri acara-acara, saya merasa sreg menggunakan baju ini.

Memang kadang ada yang suka ngeledek kalau saya ini mirip 'pejabat' karena sering mengenakan batik. Tapi ledekan itu saya anggap biasa saja. Toh teman saya itu pun kadang juga suka mengenakan baju batik.

Yang penting, dalam memilih motifnya saya harus selektif. Memilih yang sesuai dengan pembawaan diri saya. Jadi antara baju dan orangnya terasa match.

Kalau dirunut lebih jauh mengenai kebiasaan saya mengenakan baju batik itu, sudah sejak kecil. Mungkin juga karena orangtua saya yang juga sering mengenakan baju model ini. Jadinya saya pun ikut 'ketularan' hehe

Kalau misalnya ada yang tanya kenapa saya suka mengenakan batik, untuk jawaban yang terasa lebih 'nasionalis' saya akan menjawab,"ya karena batik adalah produk asli Indonesia. Jadi kita perlu sering menggunakannya sebagai cara untuk mendukung kekayaan bangsa Indonesia ini."

Alasan tersebut biar lebih terlihat patriotik saja, tapi sebetulnya yang paling esensial karena saya merasa nyaman saat mengenakan baju ini. Baju ini juga serbaguna, bisa digunakan untuk segala macam acara.

Well, kembali ke persiapan utnuk lebaran 2017 nanti, rencananya saya akan menyiapkan 3 baju batik baru. Jadi biar bisa sering ganti-ganti. Lagipula harga batik itu termasuk murah (asalkan bukan batik yang tulis), jadi ketika membeli borongan sekalipun, dana yang perlu dibayarkan tidak banyak.
Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berkembang sebagai kerajaan Islam dan mengalami kejayaan pada masa pemerintahan sultan iskandar muda. Perkembangan pesat yang dicapai Kerajaan Aceh tidak lepas dari letak kerajaannya yang strategis, yaitu di pulau Sumatera bagian utara dan dekat jalur perdagangan internasional pada masa itu. Ramainya aktivitas pelayaran perdagangan melalui bandar-bandar perdagangan Kerajaan Aceh, mempengaruhi perkembangan kehidupan kerajaan Aceh dalam segala bidang, seperti aspek kehidupan politik, ekonomi, sosial, dan kebudayaan.



Kerajaan Aceh dirintis oleh Mudzaffar Syah pada abad ke-15 M. Pusat kerajaan dibangun diatas puing-puing kerajaan Lamuri, seberah barat samudera Pasai. Status kerajaan penih diraih semasa pemerintahan Ali Mughayat Syah sebagai hasil penyatuan dua kerajaan, yakni Lamuri dan Dar al-Kalam.

Kerajaan Aceh berkembang sebagai kerajaan Islam dan mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Perkembangan pesat Kerajaan Aceh tidak dapat terlepas dari letak kerajaan Aceh yang strategis, yaitu di pulau Sumatera bagian utara dan dekat jalur pelayar dan perdagangan internasioanal pada saat itu. Ramainya aktivitas pelayaran dan perdagangan melalui Bandar perdagangan kerajaan Aceh mempengaruhi perkembangan kehidupan kerajaan Aceh dalam segala bidang. Seperti di bidang politik, sosial, ekonomi, dan kebudayaan.

A. Kehidupan Politik
Kerajaan Aceh yang terletak di ujung barat pulau Sumatera pernah diperintah oleh raja-raja berikut ini:

1. Sultan Ali Mughayat Syah
Ali Mughayat Syah adalah raja pertama kerajaan Aceh. Ia memerintah dari tahun 1514-1528 M. dibawah kekuasaannya Kerajaan Aceh melakukan perluasan ke beberapa daerah yang berada di wilayah Sumatera Utara, seperti di daerah Daya dan Pasai. Bahkan ia mengadakan serangan terhadap kedudukan Portugis di Malaka serta menyerang kerajaan Aru.

2. Sultan Salahudin
Setelah Sultan Ali Mughayat Syah meninggal, pemerintahan dilanjutkan oleh putranya yang bernama Sultan Salahudin. Ia memerintah dari tahun 1528-1537 M. selama berkuasa, Sultan Salahudin kurang memperhatikan kerajaannya. Akibatnya, kerajaaan mulai goyah dan mengalami kemunduran oleh sebab itu pada tahun 1537 M sultan Salahudin digantikan saudaranya yang bernama Sultan Alaudin Riayat Syah.

3. Sultan Alaudin Riayat Syah
Sultan Alaudin Riayat Syah memerintah Aceh sejak tahun 1537-1568 M. dibawah pemerintahannya Aceh berkembang menjadi Bandar utama di Asia bagi pedagang Muslim mancanegara. Sejak Malaka direbut Portugis, mereka menghindari selat Malaka dan beralih menyusuri pesisir Barat Sumatera, ke selat Sunda, lalu terus ke timur Indonesia atau langsung ke Cina. Kedudukan strategis Aceh menjadikan sevagai Bandar transit lada dari Sumatera dan rempah-rempah dari Maluku. Kedudukan itu bukan tanpa hambatan. Aceh harus menghadapi rongrongan Portugis. Guna memenangkan persaingan, Aceh membangun angkatan laut yang kuat. Kerajaan itupun membina hubungan diplomatic dengan turki ottoman yang dianggap memegang kedaulatan Islam tertinggi waktu itu.

4. Sultan Iskandar Muda
Pemerintahan Sultan Iskandar Muda menandai puncak kejayaan kerajaan Aceh. Ia naik tahta pada awal abad ke-17 menggantikan Sultan Alaudin Riayat Syah. Untuk memperkuat kedudukan Aceh sebagai pusat perdagangan Ia memelopori sejumlah tindakan sebagai berikut.
  • Sultan Iskandar Muda merebut sejumlah pelabuhan penting  di pesisir barat dan timur Sumatera, serta pesisir barat semenanjung melayu. Misalnya Aceh sempat menaklukan Johor dan Paahang
  • Sultan Iskandar Muda menyerang kedudukan Portugis di Malaka dan kapal-kapalnya yang melalui selat Malaka. Aceh sempat memenangkan perang melawan armada Portugis di sekitar pulau Bintan pada tahun 1614.
  • Sultan Iskandar Muda bekerjasama dengan Inggris dan Belanda untuk memperlemah pengaruh Portugis. Iskandar Muda mengizinkan persekutuan dagang kedua di negara itu untuk membuka kantornya di Aceh.
5. Sultan Iskandar Thani
Berbeda dengan pendahulunya, Sultan Iskandar Thani lebih memperhatikan pembangunan dalam negeri dari pada politik ekspansi. Oleh sebab itu, meskipun hanya memerintah selama 4 tahun, Aceh mengalami suasana damai. Hukum yang berdasarkan syariat Islam ditegakkan, bukannya kekuasaan yang sewenang-wenang. Hubungan dengan wilayah taklukkan dijalan dengan suasana liberal, bukan tekanan politik atau militer. Masa pemerintahan Sultan Iskandar Thani juga ditandai oleh perhatian terhadap studi agama Islam. Berkembangnya studi Agama Islam turut didukung oleh Nuruddin Arraniri, seorang ulama besar dari Gujarat yang menulis buku sejarah Aceh yang berjudul Bustanu’s Salatin. Sepeninggalan Iskandar Thani, Aceh mengalami kemunduran. Aceh tidak mampu berbuat banyak saat sejumlah wilayah taklukan melepaskan diri. Kerajaan itupun tidak mampu lagi berperan sebagai pusat perdagangan. Meskipun demikian, kerajaan Aceh tetap berlanjut sampai memasuki abad ke-20.

Kehidupan Ekonomi
Karena letaknya di jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan selat Malaka, kerjaan Aceh menitik beratkan perekonomiannnya pada bidang perdagangan. Dibawah pemerintahan sultan alaudin riayat syah, Aceh berkembang menjadi Bandar utama di Asia bagi para pedagang mancanegara, buakan hanya bangsa Inggris dan Belanda yang berdagang di pelabuhan Aceh, melainkan juga bangsa asing lain seperti arab, Persia, turki, india, syam, cina, dan jepang.

Barang yang diperdagangkan dari Aceh, antara lain lada, beras, timah, emas, perak, dan rempah-rempah (dari Maluku). Orang yang berasal dari mancanegara (impor), antara lain dari Koromandel (India), Porselin dan sutera (Jepang dan Cina), dan minyak wangi dari (Eropa dan Timur Tengah). Selain itu, kapal pedagang Aceh aktif dalam melakukan perdagangan sampai ke laut merah.

Kehidupan Sosial
Struktur sosial masyarakat Aceh terdiri atas empat golongan, yaitu golongan teuku (kaum bangsawan yang memegang kekuasaan pemerintahan sipil), golongan tengku (kaum ulama yang memegang peranan penting dalam keagamaan), hulubalang atau ulebalang (para prajurit), dan rakyat biasa. Antara golongan Tengku dan Teuku sering terjadi persaingan yang kemudian melemahkan Aceh.

Sejak kerajaan Perlak berkuasa (abad ke-12 M sampai dengan abad ke-13 M) telah terjadi permusuhan antara aliran Syi’ah dan Ahlusunnah wal jamaaah. Namun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, aliran Syi’ah mendapat perlindungan dan berkembang ke daerah kekuasaan Aceh. Aliran itu diajarkan Hamzah Fansuri dan dilanjutkan oleh muridnya yang bernama Syamsuddin Pasai. Setelah Sultan Iskandar Muda wafat, aliran Ahlusunnah wal jamaah berkembang dengan pesat di Aceh.


Kehidupan Budaya
Kehidupan budaya di kerajaan Aceh tidak banyak diketahui karena kerajaan Aceh tidak banyak meninggal banda hasil budaya. Perkembangan kebudayaan di Aceh tidak terpusat perkembangan perekonomian. Perkembangan kebudayaan yang terlihat nyata adalah bangunan masjid Baiturrahman dan buku Bustanu’s Salatin yang ditulis oleh Nurrudin Ar-raniri yang berisi tentang sejarah raja-raja Aceh.

Penyebab kemunduran kerajaan Aceh:
  • Setelah Iskandar muda wafat tahun 1636, tidak ada raja-raja besar yang mampu mengendalikan daerah Aceh yang demikian luas. Dibawah sultan iskandar thani, sebagai pengganti sultan iskandar muda, kemunduran itu mulai terasa dan terlebih lagi setelah meninggalnya sultan iskandar thani.
  • Timbulnya pertikaian yang terus menurus di Aceh antara golongan bangsawan (Teuku) dengan golongan ulama (Tengku) yang mengakibatkan melemahnya kerajaan Aceh. Antara golongan ulama sendiri pertikaian karena perbedaan aliran dalam agama.
  • Daerah-daerah kekuasaannya banyak yang melepaskan diri seperti Johor, Pahang, Perak, Minang Kabau, dan Siak. Negara-nagara itu mendirikan daerahnya sebagai negara merdeka kembali, kadang-kadang dibantu oleh bangsa Asing yang menginginkan keuntungan perdagangan yang lebih besar.
Kerajaan Aceh berkuasa lebih kurang 4 abad, akhirnya runtuh karena dikuasai oleh Belanda pada awal abad ke-20


Sejarah Kerajaan Lainnya baca disini


Pernah mendengar ungkapan berikut ini, “Seribu orang tua hanya bisa bermimpi, 1 Pemuda dapat mengubah Dunia.” Yup, tepat sekali kata-kata tersebut pernah diucapkan secara lantang oleh Ir. Soekarno dalam sebuah orasinya pidatonya di depan rakyat Indonesia tempo dulu.
Berawal dari semangat itulah, Komunitas The Leader akan turut memperingati momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober mendatang dengan menantang pemuda-pemudi Aceh untuk berbagi kisah perubahan.
Lewat tagar #1Pemuda, komunitas yang aktif di akun Twitter @TheSuperLeader pun memberikan beberapa petunjuk untuk menjadi bagian dari pemuda yang melakukan perubahan positif, ini dia caranya:
  1. Ceritakan perubahan positif apa yang sudah/ pernah kamu lakukan untuk lingkungan sekitarmu
  2. Lalu mention via twitter ke @TheSuperLeader
  3. Jangan lupa pakai pagar #1Pemuda
Tenang saja, pihak The Leader nantinya juga akan memilih dua cerita atau kisah perubahan paling bagus dan tentunya berdampak paling banyak akan mendapatkan  hadiah menarik, yakni buku “Berani Mengubah” karya Pandji dan buku “Kreatif Sampe Mati” karya Wahyu Aditya.
“Melalui berbagi cerita #1Pemuda ini, kami berharap muda-mudi Aceh dapat menjadi Inspirasi bagi lingkungannya,” sebut panitia kepada @iloveaceh dalam rilisnya, Kamis (3/9/2013).
Nantinya cerita dari teman-teman muda Aceh akan disatukan ke dalam satu newsletter serta dipublish pada tanggal 28 Oktober 2013 sebagai bukti wujud nyata aksi anak muda Aceh untuk Bangsa Indonesia.
The Leader juga mengharapkan, cerita-cerita perubahan anak muda Aceh ini dapat di share via Twitter dengan tagar #AcehLuarBiasa
Bagi teman-teman yang ingin terlibat dalam kegiatan ini bisa dengan menyumbang hadiahnya, silahkan mention ke @TheSuperLeader atau via email ke info@the-leader.org kami ingin ini menjadi kegiatan bersama anak muda Aceh.
Jadi, tunggu apa lagi rakan, kirimkan kisah perubahan mu. Ditunggu sampai tanggal 28 Oktober 2013 lho. Aceh Bisa! (ed)
Permalink gambar yang terpasangBanda Aceh - Masyarakat Informasi & Teknologi (MIT) Indonesia menyelenggaraka 'MITGoes2School'. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian komunitas MIT betapa pentingnya memahami IT.
"MITGoes2School merupakan suatu program bersifat sukarela. Program ini dijalankan dengan mengadakan kunjungan ke sekolah-sekolah yang menjadi objek pengenalan manfaat Technology Informasi dan Komunikasi (TIK),"Ujar Koordinator MIT Indonesia Teuku Farhan.
Program ini diadakan di SMA N 8 Lampinenung, Banda Aceh, pada pukul 10.00-11.00 Wib, Jumat (13/9/2013). Farhan menambahkan, Program MITGoes2school diselenggarakan oleh para relawan MIT yang juga berkolaborasi dengan beberapa komunitas lokal yang ada di Aceh yang berhubungan dengan bidang TIK.Komunitas-komunitas itu antara lain MIT Indonesia, I Love Aceh, dan Envato ID,@keswaid, dan juga komunitas bisnis linksolusindo.

“Seiring banyaknya keluhan pihak sekolah terhadap minimnya guru TIK dan materi TIK yang tidak up to date menjadi salah satu dasar diadakannya program ini,"Tambah Konsultan IT Aceh.

Dengan diadakannya program ini, siswa-siswi diharapkan mampu menyalurkan bakat dan minatnya di bidang TIK. Sehingga kedepannya para siswa-siswi dapat memanfaatkan program ini sebagai salah satu sarana untuk memperdalam ilmu di bidang TIK, harap Farhan.

"Program ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan TIK yang positif dan produktif agar terbenbentuknya komunitas TIK sekolah yang berada di bawah naungan Sekolah dan OSIS,"tambah Humas MIT Indonesia Dosi Elfian.

Program MITGoes2School ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Jajaran guru sangat mendukung diadakannya program yang sangat bermanfaat ini. 

Para guru mengharapkan program ini tetap bisa terus dijalankan dan dipertahankan. Siswa-siswi juga sangat terlihat antusias mengukuti program ini. Hal ini terbukti dengan terbentuk sebuah komunitas TIK sekolah yang didirikan oleh para siswa-siswi SMAN 8 Lampineung itu sendiri. 

MIT indonesia berjanji "program MITGoes2School ini akan terus dilanjutkan dan program ini akan berlanjut ke sekolah-sekolah lainnya,"tutupnya
Banda Aceh – Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Kota Banda Aceh secara resmi telah dibuka oleh Walikota Banda Aceh yang diwakilkan oleh Asisten II Bapak Ramli, M.Si, M.Pd kemarin (04/09/2013) di stadion Harapan Bangsa Banda Aceh. LPI tahun ini di ikuti sebanyak 12 tim SMP dan 24 tim SMA yang akan memperebutkan piala Walikota Banda Aceh dan nantinya akan mewakili Kota Banda Aceh dalam ajang LPI tingkat Provinsi bulan Oktober memperebutkan piala Gubernur Aceh, dan diharapkan akan mewakili Provinsi Aceh di tingkat Nasional pada bulan November 2013 mend
atang yang akan memperebutkan piala Presiden.
Semua tim yang berlaga juga akan memperebutkan hadiah total senilai Rp.9.500.000,- yang nantinya akan mendapatkan tambahan senilai Rp.500.000,- dari tabungan pribadi Ketua DPRK bagi setiap pemenang.
Pada tahun 2012 Kota Banda Aceh hanya mampu menembus tingkat Provinsi saja dengan memperoleh juara kedua tingkat SMP dan SMA. Namun pada tahun ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh Bapak Syariddin, S.Pd, M.Pd mengharapkan perwakilan dari Kota Banda Aceh bisa menembus tingkat Nasional untuk mewakili Aceh. Beliau juga mengharapkan dengan adanya pagelaran LPI tahun ini bisa membuka peluang dan bakat bagi seluruh pelajar Kota Banda Aceh dalam bidang olahraga khususnya sepak bola.
Berikut rincian hadiah yang bakal diterima oleh pemenang LPI :
No.
Pemenang
Hadiah
1
Juara Pertama
Rp.3.000.000,-
2
Juara Kedua
Rp.2.500.000,-
3
Juara Ketiga
Rp.1.500.000,-
4
Harapan Pertama
Rp.1.000.000,-
5
Tim Terbaik
Rp.500.000,-
6
Top Skorer
Rp.500.000,-
7
Pemain Terbaik
Rp.500.000,-
(M. RAzzi Reanaldi)

Pelajaran matematika memang selalu dianggap berat/susah bagi siswa/i SMA, mungkin hanya sebagian kecil siswa yang mempunyai kemampuan matematika yang di bawah rata-rata, akan tetapi tidak sedikit pula siswa yang mempunyai kemampuan untuk menghitung cepat.

kali ini admin akan sharin sedikit kiat sukses belajar matematika, tujuannya adalah agar semua rakan siswa/i SMA aceh menjadi ilmuan (Amin). ini dia 7 tips SUKSES belajar matematika:

1. Review kembali catatan setelah pelajaran.
Setiap kali setelah pelajaran selesai sebaiknya kita mereview kembali catatan kita. Catat hal-hal atau bagian-bagian yang membuat kita bingung dan buatlah catatan pertanyaan-pertanyaan berkait dengan rumus yang kita tidak tahu atau belum memahaminya untuk ditanyakan pada guru, sehingga akan membantu kita untuk lebih memahami topik tersebut.

2. Pelajari Notasi.
Seringkali guru mengandaikan bahwa siswa tahu dan paham tentang notasi, lambang, simbol dalam matematika, sehingga mau tidak mau siswa memang harus mempelajarinya dengan baik. Kadang ada guru yang tidak memberi nilai, karena notasi, lambang, simbol yang dituliskan salah.

3. Buat kumpulan rumus dan konsep-konsep penting.
Kita bisa membuat kumpulan rumus dan konsep-konsep penting di kertas khusus, buku kecil atau buku saku yang bisa ditempel atau dibawa dan dibuka setiap saat. Ini akan membantu dalam mengingat rumus-rumus dan konsep-konsep penting.


4. Belajar Kelompok.
Belajar kelompok akan sangat membantu dalam pelajaran matematika. Seringkali karena diantara masing-masing anggota kelompok belajar melihat sesuatu dengan cara yang berbeda, maka bisa jadi ada yang tahu bagimana cara memecahkan masalah yang tidak dapat kita kerjakan atau ada anggota kelompok belajar yang sudah memahami suatu topik yang kita masih bingung atau belum jelas dan dia bisa membantu menjelaskan topik tersebut kepada kita.

5. Kerjakan PR
Sediakan waktu untuk melihat keseluruhan lagi PR pada hari itu dan cobalah untuk mengerjakannya. Setelah mengerjakan beberapa soal dengan melihat buku atau catatan, cobalah meletakkan buku dan catatan tersebut dan coba untuk mengerjakan sisa soal tanpa menggunakan buku teks atau catatan. Ingat bahwa dalam ujian atau tes, bukankah biasanya kita juga mengerjakan soal ujian dengan tidak dengan membuka buku?! Hal ini dimaksudkan untuk melatih diri kita menghadapi ujian atau tes tentang materi tersebut.
Mengerjakan PR akan memberi kesempatan untuk sungguh lebih memahami materi yang dipelajari hari itu. Jangan mengerjakan PR menunggu hingga batas akhir. Mengerjakan PR ketika deadline hampir selesai seperti itu hanya akan menghasilkan kumpulan PR yang tidak lengkap dan akhirnya juga akan menghasilkan suatu pemahaman yang tidak lengkap tentang konsep yang ada dibalik PR itu.

6. Latihan, latihan dan latihan.
Jangan hanya membatasi diri dengan hanya mengerjakan soal-soal PR yang diberikan oleh guru. Lebih banyak soal yang dikerjakan akan sangat membantu kita. Berlatihlah soal sebanyak mungkin yang kita bisa. Hanya dengan cara ini kita sungguh belajar matematika. Cara belajar matematika yang efektif memang dengan berlatih dan berlatih mengerjakan soal-soal matematika. Lebih banyak kita berlatih mengerjakan soal akan lebih baik bagi diri kita untuk mempersiapkan diri jika saatnya ujian tiba.

7. Manfaatkan buku teks.
Jika mengalami stuck atau macet dengan suatu topik atau soal yang sedang dikerjakan atau didiskusikan di rumah, jangan lupa bahwa kita mempunyai buku teks atau buku paket pelajaran. Manfaatkan buku pelajaran tersebut. Seringkali buku teks pelajaran memuat contoh-contoh soal yang tidak dikerjakan di kelas atau memuat suatu pendekatan yang berbeda dalam memecahkan suatu soal.

Semoga bermanfaat dan bisa memotivasi untuk setiap rakan cinta akan pelajaran matematika dan juga semu pelajaran, sampai jumpa
BANDA ACEH - Ribuan siswa dari lebih dari 100 sekolah di Banda Aceh, Sabtu (24/8/2013) akan turun ke jalan-jalan di Banda Aceh untuk memeriah Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2013.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Syaridin MPd mengatakan pada pawai karnaval tersebut akan hadir siswa SD/MI, SMP/MTs, dan siswa SMA, MA, dan SMK. Syaridin yang didampingi Kabid Program Disdikpora, Muslim MT, mengatakan karnaval ini yang merupakan pendidikan ektrakurikuler bagi siswa yang tiga tahun tidak pernah dilaksanakan di Banda Aceh. (serambinews.com)